Sabtu, 27 Februari 2016

Teman Ahok Sindir PDI-P Gambarkan Ahok Dihipnosis Banteng Hitam Bermata Merah

Kelompok relawan pendukung Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama, jalur independen "Teman Ahok", mengunggah sebuah tulisan berjudul "Maju independen saja, Pak Ahok" di situs web resmi mereka. Tulisan itu menampilkan sebuah ilustrasi yang menggambarkan Ahok tengah dihipnosis oleh banteng hitam dengan mata berwarna merah.

Dalam tulisannya, juru bicara Teman Ahok, Amalia Ayuningtyas, mengatakan, ia dan rekan-rekannya tidak pernah memaksa Ahok untuk maju melalui jalur independen. Namun, menegaskan sikap itu tidak terkait dengan sikap Ahok yang meminta PDI-P untuk meminta izin ke Teman Ahok.

“Kami rasa itu bentuk penghargaan beliau sama gerakan ini dan komunitas relawan lain yang tergabung. Yang jelas kami tidak pernah sekalipun merongrong, cuma memang kami melakukan hal konkret. kami sudah bisa daftarkan Pak Ahok melalui jalur independen" kata Amalia.

Jika PDI-P serius ingin mengusung Ahok, Amalia meminta agar partai tersebut memberikan penjelasan ke warga yang telah mengumpulkan data KTP dukungan untuk Ahok.

Penjelasan berisi alasan maju melalui jalur partai lebih baik daripada independen.

“Kami sih nothing to lose ya. Kalau memang PDI-P maupun partai lain ingin mengusung Ahok ya silakan yakinkan 730.000 lebih orang yang sudah mengumpulkan KTP, kenapa maju melalui jalur partai lebih baik bagi Ahok dan bagi kami,” ujar dia.

Sementara itu Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengaku tak mempermasalahkan tindakan pendukungnya

"Ya, Teman Ahok sudah berjasa, biar saja mereka mau ngomong apa," kata Ahok di Balai Kota Jakarta, Jumat, 26 Februari 2016.

Soal maju dalam pilkada lewat jalur independen atau partai, Ahok sejak awal sudah menentukan sikapnya. "Saya sudah bilang kepada Teman Ahok, kalau kalian bisa kumpul satu juta KTP, saya ikut kalian (ke jalur independen), dan partai silakan mendukung. Tapi verifikasi juga lolos dulu," ujarnya.

Ahok menuturkan dukungan partai terhadapnya masih harus dipastikan. "Yang PDI Perjuangan juga tanya dulu, saya mau wakilnya Pak Djarot. Sebagian dari mereka mungkin oke, tapi sebagian lain kan belum jawab. Ini masih panjanglah," katanya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar